Sunday, March 17, 2013

Makalah Biologi: Sel ORGANELA YANG TERLIBAT DALAM JALUR BIOSINTESIS PROTEIN DAN TAHAP REAKSI BIOSINTESISNYA


BAB I
PENDAHULUAN

            Untuk menjaga keteraturan metabolisme dan pertumbuhan, sel perlu melakukan pengaturan, antara lain, pengaturan sintesis protein.  Kontrol genetik  yg dilakukan mengacu pada pengendalian transkripsi mRNA yg dibutuhkan untuk sintesis protein.
            Pada sel prokariotik, proses pengaturan ini melibatkan induksi atau represi sintesis enzim oleh protein regulasi yang dapat mengikat DNA , baik memblok atau meningkatkan fungsi RNA polimerase, enzim yang diperlukan untuk transkripsi. Protein regulasi merupakan bagian dari salah satu operon atau regulon.  Regulatory protein dapat berfungsi baik sebagai represor atau aktivator
            Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA, yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. Sampai tahap ini, protein masih "mentah", hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. Melalui mekanisme pascatranslasi, terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi (Arbayah, Siregar. 1990).

Thursday, February 28, 2013

KOMUNITAS TUMBUHAN DAN SIFAT-SIFATNYA


BAB I
PENDAHULUAN
            Suatu kajian dan pemahaman ekologi tumbuhan belumlah lengkap tanpa penelaahan mengenai kaidah atau asas-asas yang mengatur bagaimana komunitas tumbuh-tumbuhan berkembang dalam skala waktu dan ruang (temporal & spasial). Di alam jarang sekali ditemukan kehidupan yang secara individu terisolasi, biasanya suatu kehidupan lebih suka mengelompok atau membentuk koloni. Kumpulan berbagai jenis organisme disebut komunitas biotik yang terdiri atas komunitas tumbuhan (vegetasi), komunitas hewan dan komunitas jasad renik. Ketiga macam komunitas itu berhubungan erat dan saling bergantung. Ilmu untuk menelaah komunitas (masyarakat) ini disebut sinekologi. Di dalam komunitas percampuran jenis-jenis tidak demikian saja terjadi, melainkan setiap spesies menempati ruang tertentu sebagai kelompok yang saling mengatur di antara mereka. Kelompok ini disebut populasi sehingga populasi merupakan kumpulan individu-individu dari satu macam spesies. komunitas adalah kumpulan organisme hidup yang saling berhubungan baik antara mereka maupun lingkungan.

Monday, February 25, 2013

Reaksi Identifikasi Asam Amino Dan Protein


I. JUDUL  PERCOBAAN : Reaksi  Identifikasi Asam Amino Dan Protein
II. TUJUAN PERCOBAAN :
    1.  Mengidentifikasi adanya asam amino amino dan protein serta reaksi-reaksi yang terjadi dalam suatu sampel.
      2.      Menganalisis unsur-unsur yang menyusun protein.      
      3. Mempelajari beberapa reaksi uji pada asam amino dan protein
      4.      Mengetahui uji-uji apa saja untuk mengidentifikasi asam amino dan protein.      
      5. Mengetahui kegunaan asam amino dan protein.

III. TINJAUAN TEORITIS :
            Asam amino dan protein dalam suatu sampel dapat diidentifikasi dengan berbagai cara misalnya dengan Uji Ninhidrin, Uji Biuret, Uji Hopkinscole, Uji Xantoprotein, Uji koagulasi Oleh Logam dan sebagianya.
            Senyawa biuret dihasilkan dengan cara memanaskan urea diatas penangas air. Dalam larutan basa biuret memberikan warna violet dengan CuSO4. Reaksi ini disebut reaksi biuret.
            Warna yang terbentuk dalam Uji Xantoprotein disebabkan oleh titrasi inti benzene oleh asam nitrat pekat. Reaksi ini menghasilkan turuna nitro benzene berwarna kuning tua. Penambahan basa akan mengubah warna yang terbentuk menjadi orange. Uji ini menjadi khas untuk asam-asam amino yang mengandung inti benzene (Tim Dosen, 2012).
            Kata protein berasal dari “proteos” yang berarti “pertama” atau utama, merupakan makromolekul yang sangat penting dan paling banyak terdapat didalam sel. Protein tersusun dari karbon, hydrogen, oksigen, dan nitrogen dan beberapa jenis mengandung sulfur, fosfor, iodium, dan besi.
            Protein berfungsi sebagai biokatalisator (enzim), protein cadangan, alat transport, protein structural, dan protektif. Didalam tubuh manusia protein bertindak sebagai bahan membrane sel yang dapat membentuk jaringan pengikat, misalnya kolagen dan elastin, serta membentuk protein inert, seperti rambut dan kuku. itu, protein dapat bertindak sebagai enzim, misalnya glikoprotein, serta bertindak sebagai bagian sel yang dapat bergerak seperti  protein otot.  Secara keseluruhan protein merupakan polipeptida yang tersusun oleh serangkaian asam-asam amino (Martina Restuati, Dkk, 2012).

Tuesday, November 27, 2012

Jenis-Jenis Metabolisme Karbohidrat

           Karbohidrat adalah senyawa yang tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O. Karbohidrat setelah dicerna di usus, akan diserap oleh dinding usus halus dalam bentuk monosakarida. Monosakarida dibawa oleh aliran darah sebagian besar menuju hati, dan sebagian lainnya dibawa ke sel jaringan tertentu, dan mengalami proses metabolisme lebih lanjut. Di dalam hati, monosakarida mengalami proses sintesis menghasilkan glikogen, dioksidasi menjadi CO2 dan H2O, atau dilepaskan untuk dibawa oleh aliran darah ke bagian tubuh yang memerlukan. Hati dapat mengatur kadar glukosa dalam darah atas bantuan hormon insulin yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas. Kenaikan proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat menyebabkan glukosa dalam darah meningkat, sehingga sintesis glikogen dari glukosa oleh hati akan naik. Sebaliknya, jika banyak kegiatan maka banyak energi untuk kontraksi otot sehingga kadar glukosa dalam darah menurun. Dalam hal ini, glikogen akan diuraikan menjadi glukosa yang selanjutnya mengalami katabolisme menghasilkan energi (dalam bentuk energi kimia, ATP). Faktor yang penting dalam kelancaran kerja tubuh adalah kadar glukosa dalam darah. Kadar glukosa di bawah 70 mg/100 ml disebut hipoglisemia. Adapun di atas 90 mg/100 ml disebut hiperglisemia. Hipoglisemia yang serius dapat berakibat kekurangan glukosa dalam otak sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran (pingsan). Hiperglisemia merangsang terjadinya gejala glukosuria, yaitu ketidakmampuan ginjal untuk menyerap kembali glukosa yang telah mengalami filtrasi melalui sel tubuh. Hormon yang mengatur kadar gula dalam darah, yaitu:
  1. hormon insulin, dihasilkan oleh pankreas, berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah;
  2. hormon adrenalin, dihasilkan oleh korteks adrenal, berfungsi menaikkan kadar glukosa dalam darah.

Komunitas Tumbuhan dan Sifat-sifatnya

diklik aja link ini ya,, http://id.scribd.com/doc/114633507

Identifikasi Asam Amino Dan Protein

Disini aku membuat laporan praktikum biokimia yang berjudul Identifikasi Asam Amino Dan Protein, aku membuat laporan ini untuk berbagi dengan teman-teman, semoga bermanfaat, dibaca ya,, dan jangan lupa tinggalkan komen, Kamsahamnida.. :-)

http://id.scribd.com/doc/114629019

Peta Konsep Biologi Sel : Ilmu Tentang Sel

Dilihat ya teman-teman,,
http://www.scribd.com/doc/114626190